031-5916288 | 082333685480 bengkelkohhay@yahoo.com

Apa itu Onderstel/Ondersteel?

Berasal dari bahasa Belanda yang mumpunya arti sebenarnya adalah chassis (casis). Melainkan di Indonesia onderstel lebih umum adalah bagian bawah atau kaki-kaki pada mobil.

Onderstel terbagi menjadi sebagai berikut:

  • Tierod
    • Biasa disebut Tierod End, Outer Tierod (tierod luar)
  • Long Tierod
    • Biasa disebut Rack end, Inner Tierod (tierod dalam)
  • Balljoint
    • Terdapat Upper Balljoint (balljoint atas) dan Lower Balljoint (balljoint bawah)
  • Link stabilizer
    • Biasa disebut tierod link
  • Lower Control Arm
    • Biasa disebut arm bawah. Arm bawah biasa terdapat bosh arm (karet arm). Dimana bunyi atau masalah pada mobil sering kali dikarenakan oleh bagian ini.
  • Upper Control Arm
    • Biasa disebut arm atas. Sama seperti arm bawah, terdapat bosh arm, dimana kerusakan juga sering terjadi pada karet bosh arm.
  • Rack pinion
    • Ini termasuk dalam power steering. Dimana pada umumnya orang bilang kalau power steering ada kebocoron, terdapat pada seal rack pinion.
  • Wheel Bearing
    • Biasa disebut Laker roda. Terdapat disetiap roda (terdapat 4 wheel bearing )
  • Shock Absorber
    • Biasa disebut shock beker. Terdapat Shock Absorber Mount atau biasa disebut pangkon shock beker.

 

Tanda-tanda kerusakan pada orderstel pada umumnya

  • Tidak stabil saat berkendara
  • Handling yang berkurang
  • Mobil cenderung narik (kekiri atau kekanan)
  • Adanya bunyi-bunyi aneh pada mobil
  • Naikan (suspensi) mobil kerasa lebih keras
  • Terdapat bunyi gemuruh saat berkendara

Spooring

Juga biasa disebut Wheel Alignment. Yang bertujuan untuk menyetelan sudut-sudut atau derajat posisi roda. Terdapat 3 sudut, yaitu:

  • Camber : Kemiringan roda  bagian atas kearah dalam/ luar terhadap garis sumbu vertikal jika kendaraan kita lihat dari depan. Salah satu faktor utama keausan ban yang tidak merata
  • Caster: Kemiringan steering axis bagian atas kearah depan atau belakang terhadap garis sumbu vertikal bila dipandang dari samping kendaraan.
  • Toe: perbedaan antara jarak bagian depan dan jarak bagian belakang roda kanan dan  kiri bila kendaraan dilihat dari atas. Salah satu faktor utama nariknya (kekiri atau kekanan) mobil saat berkendara.

Tanda-tanda dan kapan saat membutuhkan Spooring (wheel alignment):

  • Mobil baru, pada saat 5000km
  • Terlihat keausan ban yang tidak merata
  • Terasa tarikan (kekiri atau kekanan) disaat berkendara
  • Terjadi bunyi-bunyi
  • Pada saat pengantian ban (50.000km)
  • Pada saat pengantian atau reparasi spare part (terutama understel)

.

.

:: Bengkel Koh hay (Bengkel Kohai/Bengkel Kohay/Bengkel Kohhai) – Bengkel Onderstel Surabaya

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *